KUNINGAN – Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kuningan, H. Udin Kusnaedi, membeberkan rencana strategis kepemimpinannya di Kabupaten Kuningan. Mulai perubahan daerah pemilihan, penentuan struktur baru, sampai target anak muda.
Soal Dapil, Ia menyinggung, perubahan harus bisa dilakukan. Jika saat ini ada lima, kedepannya harus menjadi tujuh Dapil. Hal itu disampaikan oleh Jiud, panggilan akrabnya, usai podcast bersama Cikalpedia.id, Minggu, (18/1/2026). Menurutnya, penambahan Dapil sangat menentukan peluang partai yang dipimpinnya supaya bisa menambah jumlah kursi di DPRD Kuningan.
“Kursi (PAN) di DPRD turun, sekarang hanya tiga kursi, makanya ini PR berat bagi kami. Tapi saya optimis bisa menambah kursi. Saya berharap dapil juga bisa berubah yang tadinya lima menjadi tujuh,” tuturnya.
Alasan tujuh Dapil bisa menambah jumlah kursi, menurutnya, sangat erat kaitannya dengan dinamika politik di setiap daerah pemilihan. Menurutnya, jika jadi tujuh Dapil, pertarungan antar parpol tidak akan terlalu keras dan itu akan menguntungkan partainya.
“Pertarungannya tidak terlalu keras, akan memudahkan bagi kami untuk menempatkan kader-kader potensial,” ujarnya.
Mengenai waktu pelantikan dirinya yang baru saja ditetapkan sebagai Ketua PAN, Jiud menambahkan, pihak masih menunggu surat keputusan yang tengah berproses dan intruksi dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) PAN. Adapun struktur baru yang diajukannya disebut lebih ramping dari kepengurusan sebelumnya.
“Secara detail, de facto dan de jure kita sedang menunggu saja SK dari DPP, dan struktural sudah selesai semua,” katanya.
Ketika ditanya soal komposisi struktural pengurus, Ia mengatakan bahwa pihaknya merangkul semua kader, baik dari pengurus lama maupun yang baru. Menurutnya, latar belakang kader PAN yang beragam menjadi salah satu memicu untuk menjadi partai yang modern.
