“Kami ingin menjadikan PAN ini menjadi modern, ada akademisi, politisi murni, para kiyai dan ulama, pengusaha serta ada juga penggiat olahraga,” tuturnya.
Pihaknya berharap, dengan merangkul semua kalangan, PAN ke depan bisa lebih luas menjangkau konstituen dan memberikan dampak yang besar bagi masyarakat. Sebagai ketua umum dirinya hanya akan hadir di momen-momen tertentu saja.
Bahkan, sebagai partai yang didominasi oleh artis dan anak muda DPD PAN Kuningan juga akan melakukan hal yang sama yaitu menargetkan anak muda untuk dapat bergabung di partai PAN, mulai dari akar rumput hingga di pengurus daerah.
Jiud menilai anak muda mendominasi pemilih pada tahun 2029 bahkan peluangnya sampai 65%. Hal itu menjadi peluang bagi DPD PAN untuk mengajak anak muda untuk bergabung dengan partai yang berlambang matahari.
Sosok yang dua kali menjadi Calon Wakil Bupati Kuningan itu mengaku, strategi yang dibangunnya itu tidak ada hubungannya dengan Pilkada 2030 yang akan datang. Bahkan dirinya juga menyebut belum memikirkan rencana lima tahunan itu.
“Belum terpikirkan, saya mah hanya menjalankan tugas saja atas perintah partai,” pungkasnya sambil ketawa. (Icu)
