Hal yang sama juga diungkapkan Kepala KUA Kecamatan Jalaksana, H. Sarbini. Menurutnya, momentum tersebut sangat tepat untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan kualitas pemahaman keagamaan di tengah masyarakat.
”Ke depan, majelis taklim bukan sekedar perkumpulan biasa, tapi bisa bermanfaat yang luas dan lebih profesional dalam meningkatkan kualitas dibidang administrasi dan yang lainnya,” ujarnya.
Kegaiatan dilanjutkan dengan tausyiah yang disampaikan oleh Ketua MUI Desa Jalaksana, Tatang Ruspandi. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan hikmah perjalanan spiritual Nabi Muhammad dari Masjidil Haram di Mekah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem, kemudian naik ke Sidratul Muntaha.
”Jika ingin mendapatkan kemuliaan dan martabat mulia dihadapan Allah, maka sadarkan diri ke tempat yang mulia, yaitu masjid, madrasah dan isilah sepertiga malam terakhir dengan beribadah dan munajat kepada Allah SWT, yang paling penting jangan lupakan sholat lima waktu,” ujaranya. (Icu)
