Menurutnya, kegiatan itu bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wahana edukasi dan ekspresi kreativitas masyarakat, terutama generasi muda.
”Banyak atraksi, banyak pesan moral juga. Saya ucapkan terimakasih kepada peserta yang lain, mulai dari anak-anak sekolah, perguruan tinggi, komunitas olahraga, seni budaya, dan swasta juga berpartisipasi, sangat menghibur,” tuturnya.
Penampilan teatrikal “Air untuk Anak Cucu” menjadi salah satu momen yang paling berkesan dalam Karnaval Budaya Kuningan 2025. Melalui karya sederhana namun sarat makna tersebut, mahasiswa Uniku berhasil menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya menjaga kelestarian air dan alam untuk generasi mendatang.
Kehadiran mereka tidak hanya menambah semarak acara, tetapi juga mengingatkan masyarakat bahwa pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Dengan semangat kreatif dan kepedulian yang tinggi, Uniku kembali menunjukkan perannya sebagai perguruan tinggi yang melahirkan generasi muda berkarakter, berbudaya, dan berkomitmen terhadap keberlanjutan bumi Kuningan yang dikenal sebagai “Menara Air.” (Icu)
