Cikalpedia
”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s
Politik

Temuan BPK Masalah Pengelolaan Kas Bendahara Di OPD, Ketua DPRD Masih “Tutup Mulut”

Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy

KUNINGAN  Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy buka suara terkait status Wajar Dengan Pengecualian (WDP) yang diterima pemerintah daerah tahun 2024. Penyebabnya diduga kuat karena ketidaksinkronan pengelolaan kas bendahara di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Meski belum merinci OPD mana saja yang bermasalah, Ketua DPRD menegaskan bahwa hal ini akan segera dibahas secara resmi di Badan Anggaran (Banggar) sebelum dipublikasikan ke publik. 

“Ini belum saatnya diungkap detailnya karena belum disampaikan ke DPRD. Tapi, ini sudah ada di website BPK,” tegasnya.

Selama satu dekade, Zul menyebutkan pemerintah daerah selalu meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Namun, di tahun 2025 ini, BPK memberikan WDP dengan temuan utama pengelolaan kas dan bendahara yang tidak sesuai peruntukan, bukan karena aset seperti biasanya.

“Kita prihatin, tapi ini harus diselesaikan oleh SKPD terkait,” ujarnya.

Baca Juga :  571 Ribu Penerima Bansos Diduga Main Judi Online, Puan Bereaksi Keras: “Jangan Sampai Mereka Dijatuhi Hukuman Ganda!”

Leave a Comment