Dan di samping air terjun yang menghangat dari bumi
Pohon diperbanyak. Pohon liar ditebangnya
Reboisasi ulang katanya
Esok hari yang tenang kini berubah
Ban dibakar dijalanan
Suara lantang bersahutan
Suara suram penolakan dirinya
Penolakan pendatang yang menjelma menjadi rakus
Kini raut sesal tampak di wajah penduduk
Ada yang memanjat doa
Ada yang mengutuk diam
Ada yang melempari kotoran
Ada yang mencerca
Bahkan penuh niat tak baik
Tak baik di ungkapkan
Penuh sumpah serapah
Tapi adakah dia merenung
Adakah dia menyesali
Senyum itu jika dipandang lekat tampak sinis
Simpulnya bengis. Kening ketegasan penuh serakah
Entah dendam apa pada warga itu
Tragis dan menyedihkan
Warga miskin yang masa bodo hanya geleng bahkan tak pernah berfikir akan begini
Suara suram memekak telinga
Telinga ditutup disumpal
Mulut sebagian disumpal sulam merah darah
Berlogo peci hitam
Hendak pergi tapi malu kucing
Mobil mewah berderit berhenti menatap arogan
Matahari yang sama
Langkah yang berubah
Disudut papan tulis skema hitam bertuliskan
Tuntaskan
Penulis: Rudi
