KUNINGAN – Implementasi konsep ekoteologi atau pendekatan yang menghubungkan iman dan nilai keagamaan dengan upaya pelestarian lingkungan menjadi refleksi Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Kuningan.
Di antara rangkaian peringatan HAB ke-80, salah satu agendanya adalah penanaman pohon. Acara dipusatkan di Objek Wisata Cibulan, Desa Maniskidul, Jalaksana, Rabu (17/12/2025)
Kepala Kantor Kemenag Kuningan, H. Ahmad Handiman Romdony, menyebutkan, penanaman pohon memanfaatkan hasil program Pengantin Peduli Lingkungan (Pepeling) di daerah sekitar. Selain itu, panitia juga melengkapi jenis pohon penyerap air lainnya dengan membeli langsung ke penjual bibit.
Pihaknya menyampaikan bahwa program itu sejalan dengan konsep ekoteologi yang gencar disampaikan Menteri Agama, Prof, Dr. Nasarudin Umar. Menurutnya, konsep tersebut sangat relevan dengan krisis lingkungan yang mengakibatkan bencana alam di berbagai daerah.
