KUNINGAN — Musim kemarau yang mengeringkan sumber-sumber air warga di kawasan timur Kabupaten Kuningan memaksa jajaran Kepolisian Resor Kuningan turun tangan. Pada Jumat sore, (18/9/2026), empat tangki air bersih disalurkan secara cuma-cuma untuk warga yang mulai kesulitan memenuhi kebutuhan domestik harian.

Penyaluran bantuan dilakukan serentak di dua titik terdampak kekeringan, yakni Desa Gunungsari, Kecamatan Cimahi, serta Dusun Puhun di Desa Cibingbin, Kecamatan Cibingbin.

Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama memimpin langsung armada tangki air di Dusun Puhun, Desa Cibingbin. Sejak pukul 15.00 WIB, puluhan warga setempat yang membawa jeriken dan ember terlihat mengantre di sekitar truk tangki milik polisi.

“Air bersih ini kebutuhan mendasar. Saat sumber air warga mengering, bantuan ini diharapkan bisa sedikit meringankan beban harian mereka,” kata Bellen di lokasi penyaluran air.

Ia menambahkan, keterlibatan kepolisian dalam krisis air bersih ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan respons darurat atas situasi sosial masyarakat.

“Tugas kami bukan cuma menjaga keamanan dan ketertiban. Dalam situasi seperti ini, kehadiran di lapangan untuk urusan kemanusiaan jauh lebih dibutuhkan,” ujarnya.

Secara bersamaan, tim kedua yang dipimpin Wakil Kapolres Kuningan Kompol Eryda Kusumah menyasar pemukiman warga di Desa Gunungsari, Kecamatan Cimahi. Didampingi jajaran Satuan Narkoba dan Polsek Luragung, belasan ribu liter air dibagikan ke bak penampungan warga setempat.

Penyaluran empat tangki air bersih tersebut berjalan tertib hingga petang. Meski pasokan ini sifatnya penanganan jangka pendek, kehadiran truk-truk air setidaknya menambal krisis air bersih yang saban tahun mengintai wilayah Kuningan timur saat kemarau tiba. ***