
KUNINGAN – Kabar membanggakan datang dari insan pers Kabupaten Kuningan. Sebanyak enam wartawan asal Kuningan dinyatakan kompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Bupati Kuningan mengapresiasi kompetensi tersebut.
Adapun keenam wartawan itu di antaranya, Mumuh Muhyiddin dan Andini Rahmawati pada jenjang utama. Jenjang madya diraih oleh Ajun Mahrudin dan Dadang Hendrayuda, serta jenjang muda diraih oleh Didin Sanudin dan Muhammad Ragil Arraqib.
Kegiatan itu dilaksanakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat selama dua hari di Kabupaten Majalengka, Rabu-Kamis, (22-23/7/2026).
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi langsung dari Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar. Menurutnya, capaian itu menjadi bukti bahwa profesionalisme wartawan di Kabupaten Kuningan terus mengalami peningkatan seiring dengan komitmen untuk menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas dan bertanggung jawab.
Ia menilai UKW bukan sekedar proses sertifikasi, melainkan menjadi sarana penting untuk mengukur sekaligus meningkatkan kapasitas, integritas, dan kompetensi para jurnalis dalam menjalankan tugas profesinya.
Di tengah derasnya arus informasi saat ini, kata dia, wartawan dituntut terus mengasah kemampuan agar mampu menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya.
“Dengan begitu kualitas pemberitaan lebih bermakna, berkualitas, dan berimbang tentu. Karena kalau namanya kompetensi itu harus di upgrade dari waktu ke waktu,” ujarnya.
Ia juga berharap keberhasilan enam wartawan tersebut menjadi motivasi bagi insan pers lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi.
Menurutnya, pers memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah sekaligus pilar demokrasi dalam memberikan informasi yang objektif dan edukatif kepada masyarakat.
“Mudah-mudahan kompetensi wartawan semakin meningkat dan sisi pemberitaan juga semakin berkualitas, sehingga bisa menjadi edukasi masyarakat untuk mencerdaskan dan mencerahkan,” tutupnya.
Kelulusan enam wartawan asal Kuningan dalam UKW PWI Jawa Barat tersebut diharapkan semakin memperkuat kualitas ekosistem pers di daerah. Dengan wartawan yang kompeten, masyarakat akan memperoleh informasi yang tidak hanya cepat, tetapi juga akurat, berimbang, serta memberikan nilai edukasi bagi kehidupan publik.




