KUNINGAN – Semangat berkompetisi dan kemampuan berbahasa Inggris para pelajar dari berbagai daerah di Jawa Barat berpadu dalam ajang English Competition of Harmony and Oratory (ECHO) 2026 yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris (Hima PBI) Universitas Islam Al-Ihya (UNISA) Kuningan.

Mengusung tema “Pop-out Your Voice: Sing Your Souls, Speak Your Minds”, kompetisi tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengekspresikan bakat, kreativitas, dan kemampuan komunikasi dalam bahasa Inggris.

‎ECHO 2026 mempertandingkan dua cabang lomba, yakni Speech (Oratory) Competition dan Singing Competition. Babak penyisihan dilaksanakan secara daring mulai 20 April hingga 15 Juni 2026, sedangkan puncak acara berupa Awarding Day digelar secara langsung di Kampus UNISA Kuningan pada Sabtu, 4 Juli 2026.

‎Meski seluruh proses penilaian dilakukan secara virtual, hal itu tidak mengurangi antusiasme para peserta. Kompetisi tersebut berhasil menarik pelajar SMA sederajat dari berbagai wilayah, mulai dari Kabupaten Kuningan, Kota dan Kabupaten Cirebon, hingga Bogor. Setiap peserta menampilkan performa terbaiknya dengan penuh percaya diri, baik melalui kemampuan public speaking maupun penampilan vokal berbahasa Inggris.

‎Ketua Hima PBI UNISA Kuningan, Muhammad Fahril, mengatakan ECHO merupakan bentuk komitmen organisasi mahasiswa dalam menghadirkan ruang yang mampu mengembangkan potensi generasi muda sekaligus meningkatkan minat terhadap bahasa Inggris.

‎”Alhamdulillah, ECHO 2026 dapat terselenggara dengan baik berkat kerja sama seluruh panitia, dukungan program studi, fakultas, serta antusiasme para peserta dari berbagai daerah. Kami berharap kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan kemampuan bahasa Inggris, meningkatkan rasa percaya diri, serta membangun jejaring dan semangat berprestasi,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, tema “Pop-out Your Voice: Sing Your Souls, Speak Your Minds” dipilih sebagai ajakan kepada generasi muda untuk berani menyampaikan gagasan dan menampilkan potensi terbaik yang dimiliki.

‎”Kami bangga melihat semangat para peserta yang berasal dari berbagai daerah. Semoga ECHO dapat terus menjadi wadah lahirnya talenta-talenta muda yang kreatif, kompetitif, dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya.

‎Pada ajang tersebut, SMAN 1 Luragung tampil sebagai sekolah paling bersinar dengan memborong dua gelar juara pertama sekaligus. Risa Rismaya berhasil meraih Juara 1 kategori Speech Competition, sementara Tiara Khairunisa keluar sebagai Juara 1 kategori Singing Competition.

‎Untuk kategori Speech Competition, Juara 2 diraih Jasmine Syifa Muljana dari SMAN 1 Cirebon dan Juara 3 diraih Rayhanna Arkadewi dari SMAN 1 Cigugur.

‎Sementara pada kategori Singing Competition, Juara 2 diraih Ridho Ainurrohman dari SMAN 1 Cibingbin, sedangkan Juara 3 kembali diraih Jasmine Syifa Muljana dari SMAN 1 Cirebon yang sukses mencatatkan prestasi di dua cabang lomba sekaligus.

‎Keberhasilan penyelenggaraan ECHO 2026 menjadi bukti komitmen Hima PBI UNISA Kuningan dalam menghadirkan program yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga mendorong pengembangan kemampuan akademik, kreativitas, dan kepercayaan diri generasi muda.

Terpisah, Dekan FKIP Unisa Kuningan, Anggi Pramowardhani, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, mahasiswa merupakan agen perubahan yang bisa memulai perannya dengan menggali potensi generasi muda dan pelajar di tanah air. Karena itu, kegiatan tersebut sangat bermanfaat untuk mengapresiasi potensi generasi muda sesuai kompetensi yang dimilikinya masing-masing.