
KUNINGAN – Peringatan hari lahir ke-53 Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Kuningan tidak hanya menjadi ajang perayaan organisasi, tetapi juga menandai dimulainya penguatan peran pemuda hingga tingkat kecamatan.
Momentum tersebut ditandai dengan pelantikan Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI se-Kabupaten Kuningan di Teras Pendopo Kabupaten Kuningan, Jumat (24/7/2026).
Pelantikan puluhan pengurus DPK menjadi langkah strategis untuk memperluas gerakan kepemudaan yang lebih dekat dengan masyarakat. Melalui kepengurusan baru di setiap kecamatan, KNPI diharapkan mampu menjadi motor penggerak lahirnya berbagai program yang menjawab kebutuhan generasi muda sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Kuningan, Ayep Setiawan, menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan amanah besar agar organisasi hadir secara nyata di tengah masyarakat.
Mengusung tema “Pemuda Lumpat, Kuningan Melesat”, Ayep meminta seluruh pengurus DPK segera membangun komunikasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga berbagai elemen masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan organisasi kepemudaan tidak diukur dari banyaknya kegiatan seremonial, melainkan dari dampak yang dirasakan masyarakat.
”DPK merupakan ujung tombak KNPI di kecamatan. Kehadiran mereka harus mampu menjadi mitra pemerintah sekaligus wadah yang melahirkan inovasi, kepedulian sosial, dan solusi atas persoalan kepemudaan di wilayah masing-masing,” ujarnya.
Pria yang biasa akrab disapa Adon itu menilai usia ke-53 menjadi fase kedewasaan KNPI untuk semakin memperkuat fungsi sebagai ruang pembinaan calon pemimpin masa depan.
Ia mengajak seluruh kader menjaga semangat persatuan dan mengambil peran aktif dalam pembangunan, karena kualitas suatu bangsa ditentukan oleh kualitas generasi mudanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, menyampaikan bahwa pemerintah daerah menaruh harapan besar kepada KNPI agar terus menjadi organisasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
”Pemerintah mendorong KNPI agar terus memperkuat peran sebagai pelopor Kewirausahaan, penggerak pembangunan desa, pengawal pembinaan generasi muda, sekaligus laboratorium gagasan yang mampu menghadirkan solusi berbagai tantangan pembangunan di Kuningan,” ujarnya.
Rangkaian Harlah KNPI ke-53 juga diisi dengan diskusi kepemudaan, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama BNN Kabupaten Kuningan sebagai bentuk komitmen pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda, pemotongan tumpeng, hingga kegiatan sosial dan olahraga yang melibatkan pemuda dari berbagai kecamatan.
Dengan terbentuknya kepengurusan DPK di seluruh kecamatan, KNPI Kuningan menargetkan gerakan kepemudaan tidak lagi terpusat di tingkat kabupaten, tetapi tumbuh dari bawah sebagai kekuatan sosial yang mampu mendorong lahirnya inovasi, kolaborasi, dan partisipasi aktif pemuda dalam mewujudkan Kuningan Melesat.




