
KUNINGAN – Partai Golkar Kuningan mulai mengisi rangkaian peringatan HUT ke- 62 tahun 2026. Salah satu acara yang digelar yakni berziarah ke makam tokoh Golkar Kuningan.
Kegiatan yang menjadi tradisi tahunan itu berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pendahulu. Meskipun, orang penting Golkar, yakni Bupati Kuningan dan Ketua DPD, Asep Setia Mulyana, tidak turut serta dalam acara itu.
Ziarah dipimpin Ketua Harian DPD Partai Golkar Kabupaten Kuningan, H Yudi Budiana. Kegiatan disebut sebagai momentum mengenang perjalanan organisasi sekaligus merawat ikatan historis dengan para tokoh yang telah membesarkan Golkar di Kabupaten Kuningan.
Rangkaian ziarah diawali di Taman Makam Pahlawan Haurduni. Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke sejumlah makam mantan ketua dan tokoh Golkar yang tersebar di wilayah perkotaan Kuningan, Maleber, hingga Luragung.
Sejumlah makam yang diziarahi di antaranya makam almarhum Kolonel Purnawirawan Uci Sanusi, E Madrohim, H Enuy Masnui, H Yusuf Sukardi, H.D. Rukmana, dan Arifin Setiamihardja.
Ketua Harian DPD Partai Golkar Kuningan, H Yudi Budiana, mengatakan tradisi ziarah makam terus dipertahankan setiap tahun sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pendahulu yang telah berkontribusi membangun dan membesarkan partai.
“Alhamdulillah, dari tahun ke tahun kita tidak pernah absen melaksanakan ziarah makam. Tradisi ini terus kita rawat karena kita menghormati jasa-jasa para pahlawan, khususnya para pendahulu Golkar yang telah berjuang dan membesarkan partai,” ujar Yudi.
Menurutnya, keberadaan Golkar hingga saat ini tidak terlepas dari peran para tokoh terdahulu yang telah membangun fondasi organisasi, memperkuat konsolidasi kader, dan menjaga keberlangsungan partai dari masa ke masa.
Oleh karena itu, kata dia, ziarah tidak semata-mata menjadi kegiatan mengenang masa lalu. Lebih dari itu, tradisi tersebut menjadi pengingat bagi kader agar tetap menjaga soliditas organisasi, meneruskan nilai-nilai perjuangan, serta mempertahankan kepercayaan masyarakat.
Terkait ketidakhadiran Ketua DPD Partai Golkar Kuningan, Yudi menjelaskan bahwa dirinya mendapat tugas untuk memimpin langsung kegiatan tersebut karena sang ketua sedang berada di luar negeri.
“Kebetulan Pak Ketua sedang berada di China, sehingga saya ditugaskan memimpin agenda hari ini,” ungkapnya.
Sementara mengenai ketidakhadiran Bupati Kuningan, Yudi menyebut bahwa Dian Rachmat Yanuar memiliki agenda di luar daerah. Ia berharap Bupati dapat mengikuti rangkaian kegiatan berikutnya apabila memungkinkan.
“Kalau Pak Bupati, beliau merupakan pengurus tingkat provinsi, bukan pengurus Golkar di Kuningan. Mungkin nanti bisa hadir dalam rangkaian acara berikutnya, karena beliau kan kader Golkar,” katanya.
Di luar agenda ziarah, peringatan HUT ke- 62 Golkar di Kabupaten Kuningan juga akan diisi dengan kegiatan sosial. Yudi menyebut rangkaian perayaan akan dilaksanakan secara sederhana dengan mengedepankan bakti sosial dan bantuan bagi masyarakat.
“Untuk rangkaian selanjutnya, sesuai arahan, kita akan mengadakan kegiatan secara sederhana, termasuk bakti sosial untuk membantu masyarakat,” tuturnya.
Langkah tersebut, menurut semangat yang diusung dalam peringatan kali ini, menjadi bagian dari upaya menjaga agar kehadiran partai tidak hanya terasa dalam momentum politik, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.***




