
KUNINGAN – Milangkala ke-226 Desa Andamui, Kecamatan Ciwaru, tidak hanya menjadi perayaan ulang tahun desa. Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., membawa sejumlah komitmen pembangunan, mulai dari penanganan rumah tidak layak huni (Rutilahu) hingga perbaikan akses jalan menuju desa tersebut.
Komitmen itu disampaikan Bupati Dian saat menghadiri rangkaian Milangkala Desa Andamui, Jumat (11/9/2026). Kehadirannya dalam kegiatan jalan santai sekaligus menjadi momentum silaturahmi dengan masyarakat.
Salah satu perhatian Bupati adalah kondisi rumah warga. Ia menargetkan kawasan dalam radius 500 meter dari Balai Desa Andamui terbebas dari Rutilahu.
“Saya targetkan 500 meter dari balai desa harus bersih 0 persen dari rumah tidak layak huni,” tegas Dian.
Untuk memastikan target tersebut, Dian datang bersama Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Kuningan, Deni Hamdani. Dia bahkan menjadikan penanganan Rutilahu sebagai bagian dari kado ulang tahun bagi Desa Andamui.
“Sebagai kado ulang tahun untuk Desa Andamui, saya membawa Kepala Dinas Perkimtan, Pak Deni. Pak Kuwu, apakah masih ada Rutilahu di sini? Jika masih ada, saya siap membantu perbaikan beberapa rumah,” katanya.
Menurut Dian, pembangunan tidak semestinya hanya mengejar kemegahan infrastruktur. Peningkatan kualitas hidup masyarakat harus menjadi ukuran utama keberhasilan pembangunan.
“Tidak ada gunanya bangunan balai desa atau masjid yang megah jika di sampingnya masih ada warga yang terlantar, anak-anak yang tidak bisa sekolah karena biaya, atau orang sakit yang tidak terobati,” ujarnya.
Selain Rutilahu, Pemkab Kuningan juga menyiapkan penanganan akses jalan menuju Desa Andamui.
Dian mengatakan, berdasarkan peninjauan langsung, kondisi jalan dari arah Ciwaru menuju Andamui secara umum sudah cukup baik. Namun, masih terdapat sejumlah titik yang membutuhkan peningkatan.
Dijelaskannya, pembangunan infrastruktur dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan fiskal daerah.
Menurut Dian, saat awal kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, S.H., M.Kn., pemerintah daerah menghadapi tekanan fiskal yang cukup berat. Saat itu, sekitar 400 kilometer jalan di Kabupaten Kuningan tercatat mengalami kerusakan.
“Dari 400 kilometer jalan yang rusak, sekitar 200 kilometer sudah mendapatkan penanganan. Tahun ini ada 80 ruas jalan lagi yang akan diperbaiki, termasuk akses ke Andamui,” tambahnya.
Gotong Royong Jadi Modal Desa
Di hadapan warga, Dian juga mengapresiasi kekompakan masyarakat Desa Andamui dalam menyelenggarakan Milangkala. Menurutnya, semangat gotong royong dan kemandirian menjadi modal penting dalam membangun desa.
Secara khusus Dian menyoroti seragam kegiatan yang ternyata dibeli secara mandiri oleh masyarakat, bukan berasal dari sponsor.
“Begitu hebat kemandirian Desa Andamui ini. Saya melihat kaos seragam ini ternyata bukan dibagikan atau dari sponsor, melainkan dibeli oleh masing-masing warga. Ini menunjukkan saking inginnya kegiatan di Desa Andamui berjalan sukses,” ungkapnya.
Dian berharap ke depan dukungan sponsor dapat hadir sehingga kebutuhan seragam tidak lagi menjadi beban masyarakat.
Dian juga mengapresiasi kehidupan sosial warga Andamui yang dinilai masih kuat dengan nilai kekeluargaan, gotong royong, serta prinsip Silih Asah, Silih Asih, dan Silih Asuh.
Namun, bagi Dian, Milangkala seharusnya tidak berhenti pada perayaan. Momentum tersebut perlu digunakan untuk mengevaluasi perjalanan pembangunan desa.
“Yang paling penting adalah sebagai momentum refleksi dan perenungan diri. Sejauh mana kita sebagai aparat desa memberikan pelayanan terbaik? Dan sejauh mana masyarakat ikut bertanggung jawab dalam membangun desanya?” tuturnya.
Dia juga menegaskan pembangunan desa merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah desa, pemerintah daerah dan masyarakat.
Dian juga mengingatkan masyarakat, terutama generasi muda, agar bijak menggunakan media sosial. Ia meminta warga tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Menurutnya, kemajuan daerah membutuhkan masyarakat yang kompak sekaligus kritis dan bertanggung jawab dalam menerima maupun menyebarkan informasi.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dian juga menyerahkan sejumlah bantuan sosial kepada masyarakat sebagai bagian dari rangkaian Milangkala.
Ia kemudian mengajak warga untuk terus menjaga kekompakan dan mendukung pemerintahan desa maupun pemerintah kabupaten.
“Dukung pemerintah desanya, harus kompak dan guyub. Begitu juga dukung pemerintah kabupaten,” pesannya.
Menutup sambutannya, Dian menyampaikan ucapan selamat Milangkala ke-226 kepada seluruh masyarakat Desa Andamui.
“Selamat ulang tahun Desa Andamui yang ke-226. Semoga menjadi desa yang Gemah Ripah Loh Jinawi. Semoga kita semua diberikan panjang umur, sehat, dan lancar usaha,” pungkasnya. ***





