
KUNINGAN – Sebanyak 1.416 peserta dari Kabupaten Kuningan akan ambil bagian dalam kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026), pukul 17.00 WIB.
Rombongan diberangkatkan menggunakan sekitar 28 bus dari kawasan Kuningan Islamic Center (KIC), pukul 11.00 WIB.
Keberangkatan peserta dikoordinasikan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuningan sebagai bagian dari partisipasi daerah dalam kegiatan nasional yang menjadi pembuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
PIC keberangkatan peserta Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, Dr. H. Muhammad Nurdin, mengatakan seluruh persiapan keberangkatan telah dimatangkan agar proses mobilisasi peserta berlangsung tertib dan lancar.
“Alhamdulillah, Kabupaten Kuningan mengirimkan sekitar 1.416 peserta dengan dukungan sekitar 28 bus. Titik keberangkatan dipusatkan di Kuningan Islamic Center (KIC) mulai pukul 11.00 WIB. Peserta berasal dari keluarga besar Kementerian Agama, mulai dari Kantor Urusan Agama (KUA), pegawai Kementerian Agama, hingga tenaga pendidik dan kependidikan madrasah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama,” ujarnya saat dikonfirmasi oleh Cikalpedia.id, Jum’at, (31/7/2026).
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan tertib serta menjaga nama baik Kabupaten Kuningan selama rangkaian acara di ibu kota.
“Kami mengimbau seluruh peserta menjaga kesehatan, mematuhi arahan panitia, serta menjaga kekompakan selama perjalanan maupun saat mengikuti Zikir dan Doa Kebangsaan. Semoga kegiatan ini menjadi momentum memperkuat rasa syukur, persatuan, dan kecintaan kepada bangsa serta negara,” tambahnya.
Hingga saat ini, Kementerian Agama selaku penanggung jawab penyelenggaraan terus mematangkan persiapan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan khidmat.
Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama sekaligus Sekretaris Tim Kerja Zikir dan Doa Kebangsaan, Muchlis M. Hanafi, menyampaikan bahwa seluruh aspek operasional telah dipersiapkan, mulai dari pengaturan akses peserta, pengamanan, layanan kesehatan, transportasi, hingga dukungan teknis lainnya.
“Kami mengimbau peserta datang lebih awal untuk menghindari kepadatan menjelang dimulainya acara,” ujar Muchlis, dikutip dari siaran pers biro Humas dan komunikasi publik Kemenag RI.
Kegiatan yang diperkirakan diikuti sekitar 100 ribu peserta tersebut juga didukung berbagai fasilitas, seperti pos kesehatan, pos keamanan, pusat informasi, sistem suara, hingga pengaturan mobilisasi peserta dari berbagai daerah, termasuk Jawa Barat.
Selain mengimbau peserta datang lebih awal, panitia juga meminta seluruh peserta membawa perlengkapan ibadah bagi yang akan mengikuti Salat Magrib berjamaah, mematuhi prosedur pemeriksaan keamanan, mengikuti arahan petugas, serta menjaga kebersihan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Zikir dan Doa Kebangsaan menjadi momentum kebersamaan seluruh elemen bangsa dalam mengawali bulan kemerdekaan dengan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.




