KUNINGAN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Desa Cirukem Kelompok 1 melakukan kunjungan edukatif ke tempat ibadah komunitas Sunda Wiwitan sebagai upaya memperluas wawasan tentang keberagaman, budaya, dan pentingnya menjaga toleransi di tengah kehidupan bermasyarakat.

‎Kegiatan tersebut menjadi ruang belajar langsung bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat sejarah, filosofi, hingga nilai-nilai kehidupan yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat penganut Sunda Wiwitan.

Tak hanya mengamati, para mahasiswa juga berdialog dengan tokoh adat dan warga setempat mengenai makna kehidupan yang berlandaskan penghormatan terhadap alam, kebersamaan, serta pelestarian warisan budaya leluhur.

‎Melalui dialog yang berlangsung hangat, mahasiswa memperoleh pemahaman bahwa keberagaman merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga bersama. Nilai-nilai saling menghormati dan hidup berdampingan secara harmonis menjadi pelajaran berharga yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga nyata dalam kehidupan masyarakat Desa Cirukem.

‎Ketua Kelompok 1 KKN Kolaboratif Desa Cirukem, Ardi Sumawijaya, mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran di luar kampus yang bertujuan membentuk karakter mahasiswa agar lebih terbuka terhadap perbedaan.

‎”Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi kami. Tidak hanya menambah wawasan tentang budaya dan kepercayaan yang ada di Indonesia, tetapi juga mengajarkan pentingnya saling menghormati, menjaga persatuan, dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya, Minggu, (27/7/2026), saat berada di Sunda Wiwitan Cirukem, Kecamatan Garawangi.

‎Menurutnya, mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan yang tidak hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga kepekaan sosial dan kemampuan membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh lapisan masyarakat.

‎”Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian program KKN Kolaboratif Desa Cirukem Kelompok 1 yang mengedepankan pendekatan sosial, budaya, dan edukasi,” tuturnya.

Ia berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam memperkuat semangat toleransi, melestarikan kearifan lokal, serta menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.