Cikalpedia
”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s
Nasional

Konflik Dunia Mulai Berdampak, AGN Titip Soliditas Pekerja dan Perusahaan

Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea

KUNINGAN – Dinamika geopolitik global mulai dirasakan dampaknya hingga ke daerah. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, menyoroti kenaikan harga bahan baku dan terganggunya jalur ekspor sebagai imbas dari konflik internasional, Iran vs Amerika dan Israel.

‎Hal tersebut disampaikannya, Andi Gani Nena Wea, saat meresmikan Sekretariat DPC KSPSI AGN Kabupaten Kuningan di Jalan RE Martadinata, Cijoho, Kamis (9/4/2026).

‎Menurut Andi Gani, situasi global yang tidak stabil telah memicu lonjakan biaya produksi di berbagai sektor industri. Selain itu, distribusi barang ke pasar internasional juga sempat terhambat, terutama ke kawasan Amerika dan Eropa.

‎“Bahan baku semakin mahal, ekspor ke Amerika dan Eropa sempat terhambat karena jalur tertutup. Dampaknya dirasakan hampir semua negara, bukan hanya Indonesia,” ujarnya.

‎Ia menjelaskan, kondisi tersebut menjadi tantangan serius bagi dunia usaha dan tenaga kerja. Jika tidak diantisipasi dengan baik, dampaknya bisa berimbas pada penurunan produksi hingga potensi terganggunya stabilitas tenaga kerja.

‎Meski demikian, Andi Gani optimistis, Indonesia dan khususnya di daerah seperti Kuningan, masih memiliki peluang untuk bertahan di tengah tekanan global. Karena itu ia menilai, penguatan hubungan industrial antara pekerja dan pengusaha menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas ekonomi.

‎“Hubungan yang harmonis antara perusahaan dan serikat pekerja sangat penting agar kita bisa bersama-sama menghadapi tantangan global ini,” katanya.

‎Sementara itu, Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif, sekaligus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan perlindungan tenaga kerja.

‎Ia menyebutkan, rencana pengembangan kawasan industri di wilayah timur Kuningan haru menjawab tantangan global, dengan tetap memperhatikan prinsip keberlanjutan.

‎“Kita harus siap menghadapi dinamika global, tapi tetap menjaga komitmen terhadap pembangunan yang berkeadilan dan ramah lingkungan,” ungkapnya.

‎Kegiatan dilanjutkan dengan peresmian sekretariat KSPSI yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea, disaksikan Bupati Kuningan, Kapolres, dan pejabat lainnya. Keberadaan sekretariat tersebut menjadi simbol organisasi, sekaligus pusat konsolidasi dalam merespons berbagai tantangan, termasuk dampak gejolak ekonomi global terhadap dunia kerja di daerah.

Baca Juga :  Bappenda Kuningan Jemput Bola, Buka Layanan Pajak di Car Free Day

Penulis: Icu Firmansyah || Editor: Sopandi