KUNINGAN – Jamaah Tani Muhammadiyah melakukan gebrakan baru. Setelah dikukuhkan belum lama ini, JATAM langsung melakukan kunjungan kerja dan pelatihan pertanian organik di Pangalengan Bandung.
Kunker itu melibatkan anggota JATAM dari empat desa, yaitu Sagarahiang, Sembawa, Kalapagunung, dan Cilowa. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM petani, khususnya mempelajari teknik pertanian organik.
Ketua JATAM Kabupaten Kuningan, Yuda Kualana Geni mengatakan, pihaknya akan berkomitmen terus mengembangkan kualitas SDM petani, termasuk mengajak anak muda untuk bertani. Hal itu diupayakan untuk menjawab bidang pertanian yang mulai krisis regenerasi.
”Pertanian yang kami kelola akan mengedepankan organik sehingga bisa menekan biaya produksi,” tuturnya.
Pihaknya juga berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi pertanian Kuningan. Selain mengembangkan SDM petani yang ada di JATAM, pihaknya juga mengawal program beasiswa kuliah untuk anak buruh tani.
