Menurutnya, kader HMI perlu menjadi bagian dari kekuatan yang menjaga media massa tetap independen dan berorientasi pada kebenaran.
Selain memperdalam pemahaman ideologis, kegiatan LK 1 itu juga menjadi ajang mempererat solidaritas antar peserta. Beragam dinamika diskusi, simulasi, dan kegiatan kebersamaan menjadikan suasana penuh semangat dan kekeluargaan.
“Kami ingin peserta sadar akan perannya sebagai organisatoris dan agen perubahan. Mereka harus mampu membawa dampak positif di lingkungannya dan berkontribusi pada pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas,” pungkas Maulana Yusuf.
Dengan semangat kaderisasi yang terus menyala, HMI Komisariat Addin menegaskan komitmennya untuk melahirkan generasi muda Islam yang cerdas, kritis, dan berintegritas tinggi dalam mengemban peran sebagai kader umat dan kader bangsa. (Icu)
previous post
Related posts
- Comments
- Facebook comments
