KUNINGAN — Percobaan pencurian sepeda motor menyasar sekretariat Proton Futsal Academy di kompleks Stadion Mashud Wisnu Saputra, Kabupaten Kuningan, Rabu, 16 September 2026. Dua unit sepeda motor Honda Beat milik penghuni sekretariat rusak pada bagian rumah kunci.

​Saksi mata di lokasi, Bayu, menceritakan kejanggalan mulai terasa sekitar pukul 18.15 WIB. Saat berada di kamar bagian depan, ia mendengar bunyi gesekan logam yang mencurigakan dari arah area parkir kendaraan.

​”Awalnya samar. Saya coba intip lewat jendela tapi pandangan terhalang,” kata Bayu.

​Tak berselang lama, dentang suara besi beradu terdengar kian kencang. Curiga ada yang tak beres, Bayu bergegas berlari ke luar bangunan. Namun sosok yang diduga mengutak-atik kendaraan tersebut sudah lebih dulu kabur. Area luar halaman saat itu mendadak sepi.

​Di lokasi tersebut terparkir sejumlah kendaraan, mulai dari Honda Vario dan Beat Street di luar pagar, hingga Honda Beat Deluxe di area dalam.

​Kerusakan kendaraan baru disadari para pemilik seusai menunaikan salat Isya. Saat hendak dipakai pulang, dua unit Honda Beat mendadak tak bisa dioperasikan akibat kunci kontak yang rusak disatroni alat pemaksa.

​Motor milik Zaki mengalami kerusakan mekanisme kunci hingga tak merespons saat dimasuki kunci asli. Sementara Honda Beat milik Candra, yang terparkir di luar pagar, mengalami kondisi lebih parah. Lubang kuncinya tersumbat benda padat keras, diduga patahan kunci T yang tertinggal saat pelaku berusaha merusak paksa.

​Hingga berita ini diturunkan, sosok pelaku yang menghilang di kegelapan malam tersebut belum teridentifikasi. Kasus ini berpotensi ditindaklanjuti pihak kepolisian melalui olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan kerusakan kendaraan, serta pelacakan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar kompleks Stadion Mashud Wisnu Saputra. ***