Tak hanya itu, pihaknya juga akan merampingkan komposisi Satgas yang dinilai terlalu gemuk dan kurang efektif. Menurutnya, perampingkan komposisi tidak mengurangi esensi kerja Satgas, justru lebih mudah mengontrol ke setiap kecamatan dan desa.
“Nanti juga ada perampingan SK Satgas. Beda dari yang dulu, karena sekarang kami akan membentuk PIC setiap zonasi atau perdapil. Mungkin saja, kami menunjuk mulai dari Asda, Kepala Bappeda, dan Inspektorat untuk menjadi PIC-nya,” terangnya.
Selain perampingan di tingkat Satgas Kabupaten, pihaknya akan melibatkan Camat, Polsek, Koramil, Puskemas hingga Kepala Sekolah yang turut berperan dalam mengawal keberlangsungan program MBG.
“Nanti akan dibantu PIC-nya, kemudian dibantu oleh para camat, Polsek, Koramil, Puskemas, termasuk satuan pendidikan, kepala sekolah juga menjadi satgas kita,” tutupnya. (Icu)
