KUNINGAN – Dukungan terhadap implementasi program strategis nasional dan percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) terus dilakukan Dandim 0615 Kuningan. Kali ini, Dandim berkunjung ke para kepala desa di wilayah Mandirancan, Pancalang, dan Pasawahan.
Kepala desa dikumpulkan di aula balai desa Mandirancan, Rabu, (14/1/2026). Hadir kepala desa dari tiga kecamatan yakni, Madirancan, Pancalang, dan Pasawahan. Kegiatan tersebut sebagai upaya sinergitas antara pemerintah desa dengan kodim 0615 Kuningan.
Dalam kesempatan itu, Camat Pancalang menyambut dan apresiasi kunjungan kodim 0615 ke tataran desa. Menurutnya, pembangunan program yang tengah berjalan tidak terlepas dari penguatan sinergitas.
”Kerjasama ini diharapkan terus berlanjut untuk mendorong kemajuan Kabupaten Kuningan, dan kehadiran Dandim juga diharapkan bisa menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat,” ujar Indra.
Sementara itu, Komandan Kodim 0615 Kuningan, Letkol Arh Hafda Prima Agung, memaparkan sejumlah program nasional yang dinilai dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di daerah.
Dandim menerangkan bahwa program pipanisasi untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat pedesaan, pembangunan jembatan gantung sebagai sarana penghubung antar wilayah yang diharapkan mampu mendorong peningkatan perekonomian lokal, serta Program Makan Bergizi (MBG) guna menjaga kesehatan dan pemenuhan gizi anak-anak.
Tak hanya itu, fokus dalam pertemuan itu membahas terkait program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo. Menurutnya, program tersebut sebagai upaya memperkuat roda ekonomi di tingkat desa.
”KDKMP adalah program strategis nasional yang bertujuan untuk memperkuat perekonomian desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saat ini sedang berlangsung percepatan pembangunan gerai KDMP di seluruh penjuru negeri,” jelasnya.
Ia menambahkan, lahan untuk pembangunan gerai dapat bersumber dari aset milik pemerintah desa atau daerah yang memiliki legalitas kepemilikan sah, maupun berasal dari hibah masyarakat. Sementara itu, bagi desa yang belum memiliki lahan, akan dicarikan solusi yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan agar program tersebut dapat berjalan secara optimal.
”Dalam menjalankan tugas, TNI dan Polri selalu berorientasi pada kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah. Kami tidak terlibat dalam politik, namun fokus pada kemajuan bersama,” tegasnya.
Melalui Kegiatan silaturahmi itu, diharapkan dapat mempererat hubungan antar lembaga, meningkatkan kerja sama dalam menjaga kamtibmas, serta mempercepat implementasi berbagai program pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat desa.
”Kami ingin lebih dekat dengan para kepala desa dan memastikan bahwa peran Babinsa sebagai pembina desa dapat memberikan manfaat yang maksimal,” pungkasnya. [Icu]
