
JAKARTA — Proton FC Kuningan meraih kemenangan dramatis setelah menundukkan KLN FC dengan skor 5-4 dalam lanjutan kompetisi Pro Futsal League (PFL) Indonesia 2026/2027. Sempat tertinggal 1-2 pada babak pertama, Laskar Kuda Kuningan mampu membalikkan keadaan dalam duel sembilan gol di GOR POPKI, Jakarta, Sabtu (31/10/2026).
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Proton FC untuk menjaga persaingan di kompetisi futsal kasta tertinggi Indonesia. Namun, tiga poin itu tidak diraih dengan mudah. KLN FC memberikan perlawanan ketat sejak awal pertandingan hingga membuat Proton FC harus berjuang keras untuk mengamankan kemenangan.
Proton FC tampil produktif dengan mengandalkan ketajaman sejumlah pemainnya. Silfredo Alfred Reko menjadi aktor utama kemenangan tim asal Kuningan tersebut setelah mencetak tiga gol. Dua gol lainnya masing-masing disumbangkan Reza Hosseinpoor dan Bambang Bayu Saptaji.
Sementara itu, KLN FC menunjukkan daya saing dengan empat gol yang dicetak Stefanus Aldyanto melalui dua gol, serta masing-masing satu gol dari Faris Riyadi dan Raisal Anugrah.
Bangkit setelah tertinggal
Proton FC harus mengawali pertandingan dengan situasi yang tidak menguntungkan. KLN FC mampu unggul 2-1 pada babak pertama, membuat tim Proton FC itu berada dalam tekanan.
Situasi tersebut menuntut Proton FC untuk meningkatkan efektivitas serangan sekaligus menjaga pertahanan agar tidak semakin tertinggal.
Memasuki babak kedua, Proton FC berusaha membalikkan keadaan. Produktivitas Silfredo Alfred Reko, Reza Hosseinpoor, dan Bambang Bayu Saptaji menjadi bagian penting dalam upaya tim mengejar ketertinggalan hingga akhirnya mengunci kemenangan 5-4.
Skor akhir memperlihatkan ketatnya pertandingan. Proton FC harus menjaga konsentrasi hingga peluit panjang untuk memastikan tiga poin tidak lepas dari genggaman.
Modal menjaga persaingan
Hasil pertandingan ini mempertegas keseriusan Proton FC dalam mengarungi musim PFL 2026/2027. Klub kebanggaan masyarakat Kuningan tersebut sebelumnya juga memasang target untuk terus berkembang dan meningkatkan daya saing di level nasional.
Bagi Proton FC, kompetisi musim ini bukan sekadar mengejar kemenangan. Tim berjuluk Laskar Kuda Kuningan itu juga membawa ambisi memperkuat eksistensi futsal daerah agar mampu bersaing dengan klub-klub papan atas Indonesia.
Kemenangan atas KLN FC menjadi tambahan kepercayaan diri bagi Proton FC untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Meski harus melalui pertandingan yang ketat, kemampuan bangkit setelah tertinggal menjadi modal penting bagi tim dalam melanjutkan perjuangan di kompetisi musim ini. ***




