KUNINGAN – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-50 Tingkat Kabupaten Kuningan Tahun 2026 resmi berakhir di Kecamatan Sindangagung, Rabu (22/7/2026) kemarin. Penutupan dilakukan oleh Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, disaksikan peserta, dewan hakim, panitia, serta masyarakat yang memadati arena utama.

Tuan rumah, Kecamatan Sindangagung, keluar sebagai juara umum setelah mengumpulkan nilai tertinggi dari berbagai cabang yang diperlombakan. Hasil tersebut menandai keberhasilan pembinaan peserta di tingkat kecamatan sekaligus mengakhiri persaingan antarkafilah selama penyelenggaraan MTQ.

Dalam sambutannya, Tuti Andriani mengucapkan selamat kepada para pemenang, khususnya kafilah Kecamatan Sindangagung. Namun ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat peserta cepat berpuas diri.

Menurutnya, keberhasilan di tingkat kabupaten harus menjadi pijakan untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat pada MTQ tingkat Provinsi Jawa Barat hingga nasional.

“Selamat kepada para peserta yang telah berhasil meraih prestasi, khususnya Kecamatan Sindangagung sebagai juara umum. Tapi jangan berpuas diri. Terus tingkatkan kemampuan dan tanamkan tekad untuk menjadi qari dan qariah yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Kuningan, bahkan di tingkat internasional,” kata Tuti.

Ia juga memberikan motivasi kepada peserta yang belum meraih prestasi. Menurutnya, MTQ bukan semata-mata ajang perlombaan, melainkan bagian dari proses membangun kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus meningkatkan kualitas generasi Qur’ani.

Selain kepada peserta, Tuti menaruh perhatian pada peran Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ). Ia meminta pembinaan tidak hanya dilakukan menjelang pelaksanaan MTQ, tetapi menjadi program yang berjalan secara berkelanjutan di setiap kecamatan.

Pembinaan yang konsisten, kata dia, menjadi kunci agar Kabupaten Kuningan mampu meningkatkan prestasi pada MTQ Tingkat Provinsi Jawa Barat.

“Pembinaan kepada hafiz, hafizah, qari, qariah, dan seluruh peserta di setiap cabang harus dilakukan secara sungguh-sungguh dan terukur. Kita ingin Kuningan kembali menjadi daerah yang diperhitungkan dalam MTQ tingkat provinsi,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Forkopimda, dewan hakim, panitia pelaksana, relawan, serta masyarakat Kecamatan Sindangagung yang turut menyukseskan pelaksanaan MTQ hingga berlangsung aman dan lancar.

Ia berharap semangat yang terbangun selama penyelenggaraan MTQ tidak berhenti setelah perlombaan usai, melainkan terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat melalui pembinaan Al-Qur’an yang berkesinambungan di setiap daerah.***