Cikalpedia
”site’s ”site’s
Opini

Ustadz Luqman Maulana: Saat Ulama dan Pemimpin “Masuk Angin”, Rakyat Menjadi Korban

Luqman Maulana

KUNINGAN — Di penghujung tahun 2025, saat banyak orang sibuk merencanakan pesta kembang api dan perayaan pergantian kalender, sebuah peringatan keras justru meletup dari bibir Ustadz Luqman Maulana. Aktivis sosial sekaligus tokoh keagamaan Kabupaten Kuningan ini tidak sedang bicara soal seremoni, melainkan soal “keretakan” moral yang ia anggap tengah mengancam fondasi daerah jika para elite, baik ulama maupun umara abai terhadap amanah.

Pesan reflektif ini disampaikan Luqman sebagai tamparan bagi para pemangku kebijakan di Kuningan. Ia mengingatkan bahwa nasib ribuan rakyat di bawah kaki Gunung Ciremai ini bukan ditentukan oleh megahnya proyek fisik atau angka-angka statistik pertumbuhan ekonomi semata, melainkan oleh integritas nurani dua kelompok strategis, mereka yang memegang kitab suci dan mereka yang memegang stempel kekuasaan.

Luqman menarik garis tegas dengan mengutip sebuah hadis Nabi Muhammad SAW yang legendaris dalam khazanah pemikiran Islam. Pesannya jelas, kualitas sebuah peradaban ditentukan oleh dua golongan manusia. Jika mereka baik, maka baiklah seluruh masyarakat; namun jika mereka rusak, maka hancurlah segalanya.

“Dua golongan itu adalah para ulama dan para pemimpin. Ulama sebagai penjaga moral dan pemimpin sebagai pemegang kendali kebijakan. Jika ulama sudah mulai menggadaikan nurani demi kenyamanan politik, dan pemimpin mulai menyalahgunakan kewenangan demi syahwat kekuasaan, maka kehancuran moral hanyalah soal waktu,” ujar Luqman Senin, (29/12/2025)

Bagi Luqman, ulama seharusnya menjadi kompas kebenaran, bukan hanya tukang stempel untuk membenarkan kebijakan penguasa yang problematik. Di sisi lain, pemimpin harus bertindak atas dasar rasa takut kepada Tuhan, bukan sekadar takut pada kehilangan jabatan atau elektabilitas.

Baca Juga :  Ulama, Ormas, dan Forum Rektor Serukan Kuningan Damai

Related posts

Siswa SMK Auto Matsuda Tembus ITS Surabaya Lewat Jalur SNMPTN

Cikal

Silaturahmi dengan BEM SI, Ardiyan Dorong Mahassiwa Jadi Pemimpin

Ceng Pandi

Gedung Eks Asda 2 Jadi Rumah Baru Bappenda Kuningan

Cikal

Leave a Comment