
KUNINGAN – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kuningan, H. Ujang Kosasih, optimistis PKB bakal menjadi partai idola anak muda Kuningan. Optimisme tersebut didasari komitmen partai dalam memberikan ruang lebih besar bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam kepengurusan sekaligus memperjuangkan aspirasi mereka.
Ujang mengatakan, komposisi pengurus DPC PKB Kabupaten Kuningan saat ini melibatkan banyak kader muda yang berusia di bawah 40 tahun. Kehadiran mereka, tegas dia, mampu menjembatani komunikasi antara partai dan generasi muda, sekaligus menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk menyampaikan gagasan, harapan, dan persoalan yang mereka hadapi.
“Ini memang upaya kami. ikhtiar kami bahwa pengurus PKB ke depan harus mampu menjadi mediator, harus mampu menjadi komunikator, harus mampu menjadi tempat untuk menjadi curhatan anak-anak muda,” ujar Ujang, Sabtu, (10/10/2026).
Ia mencontohkan, Sekretaris DPC PKB Kabupaten Kuningan, Rasdi, yang baru berusia 35 tahun, serta Bendahara DPC, Iyan Ahmad Fauzi, yang berusia 37 tahun. Selain keduanya, sejumlah pengurus lainnya juga berasal dari kalangan muda.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam struktur kepengurusan merupakan langkah strategis untuk menghadapi Pemilu 2029, ketika pemilih muda diperkirakan memiliki peran signifikan dalam menentukan arah politik nasional.
Atas dasar itu, pihaknya sengaja memberikan ruang kepada kader-kader muda agar mampu merepresentasikan keinginan dan harapan generasi mereka sendiri.
“Semoga generasi penerus, generasi muda ini mampu merepresentasikan keinginan dan harapan anak-anak muda dan insyaallah karena demikian maka PKB menjadi partai yang diidolakan dan dipilih oleh anak-anak muda,” tegasnya.
Ujang meyakini, jika kader muda mampu menjadi tulang punggung partai dalam mengakomodasi aspirasi generasi muda, peluang PKB untuk meraih kemenangan pada Pemilu 2029 di Kabupaten Kuningan akan semakin terbuka.
Bahkan, ia secara terbuka menargetkan PKB Kabupaten Kuningan menjadi partai pemenang pertama pada kontestasi politik mendatang.
“Kalau saja pengurus PKB yang masih muda-muda ini menjadi tulang punggung PKB dalam mengakomodasi harapan dan keinginan anak-anak muda, kami punya keyakinan, besok 2029 PKB Kabupaten Kuningan akan menjadi pemenang pertama di Kabupaten Kuningan,” ungkapnya, yang disambut antusias oleh para peserta.
Ia menambahkan, kemenangan PKB bukan hanya soal perolehan suara atau posisi dalam kontestasi politik, melainkan juga membuka peluang bagi kader partai untuk menduduki posisi strategis di pemerintahan daerah, termasuk kursi Ketua DPRD Kabupaten Kuningan dan peluang mengusung kepala daerah.
“Kalau kami jadi pemenang, artinya Ketua DPRD adalah kader PKB. Kalau kami jadi pemenang, artinya Bupati Kuningan punya kesempatan besar diambil oleh PKB,” katanya.
Meski mendorong regenerasi kepemimpinan, Ujang menegaskan bahwa kekuatan PKB tidak hanya bertumpu pada kader muda. Menurutnya, keberadaan para senior yang berpengalaman tetap menjadi bagian penting dalam membangun soliditas dan memperkuat langkah politik partai.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jajaran pengurus, baik dari kalangan muda maupun senior, untuk menyatukan langkah dan bekerja bersama demi mencapai target politik yang telah ditetapkan.
“Mari kita sama-sama bergandengan tangan, mari kita sama-sama bersinergi, yang tua, yang muda, sama-sama kita berjuang untuk kepentingan kemenangan Partai Kebangkitan Bangsa,” tutupnya.***




