Cikalpedia
”site’s ”site’s
Ragam

Cerita Dimas Meloloskan Diri dari Kamboja

Dimas dan istri berfoto dengan bupati usai menceritakan kisah kelamnya selama tertahan di Kamboja. (istimewa)

Kesempatan untuk bebas datang layaknya mukjizat kecil. Saat perusahaan mengadakan makan bersama di luar kompleks, sebuah momen langka untuk melonggarkan pengawasan. Pasangan ini nekad kabur. Dengan sisa keberanian, mereka menyelinap, berjalan kaki melewati persawahan, berpindah dari hotel murah satu ke hotel lainnya, hingga akhirnya berhasil memesan taksi menuju KBRI di Phnom Penh menggunakan sisa tabungan gaji 100 dolar yang mereka sembunyikan.

Nasib sempat getir saat mereka tiba di KBRI dan mendapati kantor sudah tutup. Malam itu, sepasang suami istri asal Kuningan ini terpaksa tidur di taman depan gedung perwakilan negara, berselimut ketakutan akan kejaran penjaga kasino.

Bupati Dian Rachmat Yanuar menyebut kasus Dimas adalah potret “gunung es” dari masalah TPPO yang menghantui warga Kuningan. “Ada yang pulang dalam kondisi depresi, stres, bahkan gangguan jiwa. Ini peringatan keras bagi kita semua,” tegas Dian. Ia menambahkan, proses pemulangan Dimas berhasil dilakukan berkat koordinasi kilat dengan penasihat Kapolri, Andi Gani Nena Wea.

Sebagai langkah preventif, Pemkab Kuningan berencana menerbitkan surat edaran ke seluruh desa agar warga tidak mudah tergiur tawaran kerja luar negeri lewat jalur ilegal. Kepala Disnakertrans, Guruh Irawan Zulkarnaen, mengingatkan bahwa hingga kini ada 259 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kuningan yang berangkat secara resmi dan terlindungi asuransi hingga 145 juta rupiah.

“PMI legal itu tercatat dan dilindungi negara. Kalau ilegal, seperti Dimas, nyawa mereka seolah tidak ada harganya dalam sistem,” ujar Guruh.

Kisah Dimas kini berakhir di ruang kerja bupati, namun bagi ribuan warga lainnya, janji gaji besar di luar negeri masih menjadi umpan yang mematikan. Dimas dan istrinya mungkin selamat, namun memori tentang air cuka dan kawat listrik Kamboja akan tetap tinggal sebagai luka yang enggan mengering. (ali)

Baca Juga :  Moratorium Dicabut: Kuningan Dianggap di Ambang Kiamat Ekologi!

Related posts

Dedi Mulyadi Datangi Unisba: Merangkul Mahasiswa, Menjaga Kedamaian

Cikal

Terancam Longsor Susulan, Dinas PUTR; Perbaikan Bulan Juli

Ceng Pandi

20% Pekerja SPPG Belum Tercover BPJS Ketenagakerjaan

Ceng Pandi

Leave a Comment