“Targetnya satu pemain di setiap posisi yang benar-benar siap. Nanti akan kita kirim ke tingkat provinsi untuk diseleksi lagi,” ujarnya.
Seleksi ini terbuka untuk umum, tidak terbatas pada pemain yang tergabung dalam klub. Pelajar maupun pemain non-klub dipersilakan ikut serta selama memenuhi syarat usia.
“Kita buka seluas-luasnya, baik dari klub maupun non-klub. Yang penting punya kemampuan dan serius,” kata Rangga.
Ia menjelaskan, tahapan seleksi ini baru langkah awal di tingkat kabupaten. Pemain yang lolos akan mengikuti seleksi lanjutan di tingkat Jawa Barat sebelum berpeluang masuk skuad nasional.
Menurut Rangga, persaingan di tingkat provinsi dipastikan lebih ketat karena akan mempertemukan talenta dari berbagai daerah. Namun ia optimistis Kuningan memiliki potensi untuk bersaing.
“Kami percaya Kuningan punya banyak talenta. Tinggal bagaimana kita menyaring dan mempersiapkannya dengan baik,” katanya.
Melalui program ini, AFKAB berharap dapat membuka jalan bagi pemain muda daerah untuk tampil di level yang lebih tinggi, sekaligus memperkuat posisi Kuningan dalam peta pembinaan futsal nasional. (ali)
