Rahma menyebutkan, bullying di sekolah merupakan isu sensitif. Hal itu banyak terjadi di lingkungan sekolah dasar. Karena itu, menurutnya, pengawasan prilaku anak harus esktra ketat dan berkelanjutan.
”Oleh karena itu, guru diharapkan hadir sebagai fasilitator dan motivator, agar siswa dan siswi selalu mendapatkan perhatian serta pendampingan yang tepat dalam upaya pencegahan bullying di lingkungan sekolah,” tambahnya.
Tak hanya guru, lanjut Rahma, orang tua siswa juga memiliki peran yang sangat penting dalam mendidik anak. Ketika anak di rumah, para ornag tua harus melakukan bimbingan dan pengawasan, supaya tidak terbiasa melakukan tindakan-tindakan perundungan. (Icu)
Related posts
- Comments
- Facebook comments
